Workshop Strategi Pengelolaan Cempaka : Buku Panduan Pengelolaan Cempaka Di Sulawesi Utara Siap Terbit

Kategori: Berita Utama Ditayangkan: Jumat, 28 Agustus 2020 Ditulis oleh Administrator

(Manado, 25/08/20) Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado kembali menggelar pertemuan dengan stakeholder pemerhati cempaka dalam bentuk workshop dengan tajuk pembahasan strategi pengelolaan sumberdaya cempaka terpadu di Sulawesi Utara 2020-2029.

Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dengan fasilitas Zoom dan tatap muka di hotel Four Points Manado pada hari Selasa 25 Agustus 2020 tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa pandemik covid 19 ini.

Kepala BP2LHK Manado, Mochlis menyatakan bahwa workshop ini bertujuan untuk menyempurnakan buku strategi pengelolaan sumberdaya cempaka terpadu di Sulawesi Utara 2020-2029. “Saya berharap buku ini dapat menjadi acuan pengelolaan cempaka di Sulawesi Utara khususnya bagi forum cempaka terbentuk yang telah telah disahkan oleh Kepala Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara untuk mengawal implementasi Rencana Strategi ini,” ujar Mochlis.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi, Dr. Agus Justianto ini dihadiri oleh multi stakeholder pemerhati cempaka diantaranya pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Akademisi, LSM, Pengusaha cempaka, dan petani cempaka. “Saya berharap workshop ini akan memberikan kesepahaman dan menghasilkan kristalisasi gagasan dari para pihak dalam pengelolaan cempaka berkelanjutan di Sulawesi Utara,” ungkap Justianto.

Sebagaimana telah diketahui bahwa cempaka adalah jenis kayu kehutanan yang memiliki nilai historis dan budaya bagi masyarakat Sulawesi Utara. Kayu ini adalah bahan baku utama rumah panggung tradisional Sulawesi Utara yang pasarnya telah menembus kancah internasional. Namun belakangan ini kurangnya pasokan kayu cempaka masak tebang melemahkan minat pengusaha rumah panggung untuk menggunakan kayu ini sebagai bahan baku. “Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak khususnya di Sulawesi Utara untuk bersinergi dalam upaya pelestarian sumber daya cempaka dan mengembalikan kejayaan cempaka,” tambah Justianto.

Berawal dari permasalahan ketersediaan stok kayu cempaka berkualitas di Sulawesi Utara, Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi (BLI) bekerjasama dengan International Tropical Timber Organization (ITTO) melaksanakan project “Initiating The Conservation Of Cempaka Tree Species (Elmerrillia Sp.) Through Plantation Development With The Local Community Participation In North Sulawesi” dalam rangka melestarikan bisnis cempaka di Sulawesi Utara.

Diah Irawati Dwi Arini selaku Project Coordinator ITTO PD 646/12 Ref.3 menambahkan bahwa kegiatan-kegiatan pada project yang telah dilaksanakan saling berkaitan satu dengan yang lainnya hingga pada akhir project tersusunlah buku rencana strategi pengelolaan sumberdaya cempaka terpadu di Sulawesi Utara. “Buku yang dibahas ini merupakan hasil kajian beberapa kegiatan sehingga menjadi panduan komprehensif dalam pengelolaan cempaka,” imbuh narasumber, Dr. Subarudi.

Pada kesempatan ini hadir pula Sekretaris BLI dan Kepala Dinas Kehutanan Daerah Sulawesi Utara serta para pembahas dari perguruan tinggi dan pakar bidang pengembangan cempaka yaitu Prof. Dr. Ngakan Putu Oka, Dr. Mahfudz, Ir. Celcius Talumingan, MP, dan Dr. Hiras Sidabutar. Berbagai masukan dan saran membangun menjadi bahan diskusi hangat, sehingga alokasi waktu yang telah disediakan oleh panitia terasa singkat.***(Lulus Turbianti).

Dokumentasi : Lulus Turbianti & Rina Mamonto

 

------------------------------------------------------------------------------------

Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Manado

Jl. Raya Adipura Kel. Kima Atas, Kec. Mapanget, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Indonesia)

 

Email :

Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Website :

www.manado.litbang.menlhk.go.id

www.balithut-manado.org

E-Jurnal :

http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JWAS

Dilihat: 55